Friday, February 16, 2007

M n de

menantikanmu
dalam jiwaku sabar kumenunggumu
berharap sendiri
aku mencoba
merindukan bayangmu
karena hanyalah bayanganmu yang ada

hangat mentari
dan terangnya rembulan
mengiringi hari-hariku
yang tetap
tanpa kehadiranmu
indahnya pelangi yang terbit
kala sinar matamu menembus relung hatiku

pantaskah diriku ini mengharapkan suatu yang lebih
dari hanya sekedar perhatian dari dirimu
yang kau anggap biasa saja
atau mestikahku simpah dalam diri
lalu kuendapkan rasa ini
terus
selama-lamanya

diriku cinta dirimu
dan hanya itulah satu
yang aku tak jujur kepadamu
kuingin engkau mengerti
mungkinkah engkau sadari
cinta yang ada dihatiku
tanpa sepatah kata kuucapkan padamu

oh, sayang
dapatkah aku memanggilmu
sayang
sampai kapan
aku pun tak sanggup tuk pastikan
ku dapat memendam seluruh rasa ini
dengarlah jeritan hatiku
untukmu
dan aku ingin engkau mengerti
apa yang dihatiku
sanubariku
kita kan berdua selamanya

adakah engkau rasakan?
mengapa tak kau nyatakan?

kuakui kurasakan
suatu saat kan kukatakan

sampai kapan ku bertahan tuk menantikan kepastian?

yakinlah sayang,
cinta kita kan menjadi kenyataan..

kuingin engkau mengerti,
kuingin engkau sadari.

No comments: